Hari ini adalah hari ulang tahun papa yang ke-50, udah setengah abad usia papa. Hmm..pasti udah banyak pahit dan manisnya hidup yang beliau rasakan. Sejak kecil aku temasuk yang paling dekat dengan papa, klo kata mama karena cuma aku diantara kaka dan adikku yang golongan darahnya sama dengan papa makanya sifat dan kelakuan aku mirip sama papa hehe (sampe sekarang sih aku belum dapat alasan yang mendukung pernyataan mama, sebagai anak yang berbakti tentunya harus percaya apa yang mama bilang hehe). Walaupun udah 50 tahun papa tetep ganteng dan keren deh..klo mama suka ngegombalnya "mau pake baju apa juga papa tetep keliatan ganteng" haha.
Papa itu sosok kepala rumah tangga yang tegas (cenderung galak sih*eh), sabar, lucu, dan lembut hatinya walaupun keliatan sangar hehe. Aku sangat bersyukur memiliki seorang ayah seperti papa dan sampai diusiaku ini aku masih ditemani papa. Papa itu sosok ayah yang sangat menyayangi dan perhatian dengan keluarganya. Sampai saat ini ketika aku berada didekat papa, aku masih merasa seperti gadis kecil papa. Bahkan aku masih ingat rasanya digendong di pundak papa seperti waktu kecil dulu. Aku masih ingat ketika papa jatuh tersungkur dan menangis ketika mendengar berita kaka ku mengalami kecelakaan atau ketika papa menangis saat menjadi wali dipernikahan kakaku. Papa selalu mengkhawatirkan apa yang anak-anaknya lakukan namun tidak pernah memperlihatkan kekhawatirannya itu. Papa selalu punya cara untuk menjaga anak-anaknya, dan cara papa yang telah mendewasakanku.
Papa tidak pernah menuntut anak-anaknya untuk menjadi apa yang diinginkannya, tapi aku tau pasti papa selalu berdoa agar anak-anaknya menjadi seperti apa yang diinginkannya. Semoga papa selalu diberikan kesehatan, dipanjangkan umurnya, diberikan keberkahan disetiap hidupnya, dan bisa tercapai segala cita-citanya...(Aamin Ya Rabbal alamin). Do'a ku yang terakhir semoga papa bisa selalu menemaniku, menjadi wali dipernikahanku nanti, dan dapat selalu hidup bahagia.
Selamat ulang tahun papa...maaf sampai saat ini masih sering membuat papa khawatir dan belum bisa menjadi seperti yang papa inginkan :)
Rabu, 30 Oktober 2013
Rabu, 09 Oktober 2013
rendah diri
kalian pernah gak ngerasain malu yang teramat dahsyat?
merasa rendah dihadapan orang lain? merasa klo diri kita itu bukan siapa-siapa..gak ada apa-apanya deh klo dibandingkan orang-orang disekitar kita
klo aku sering banget ngerasain hal seperti ini, sering kali aku merasa klo saja ada penilaian mengenai segala pencapaian yang telah didapat selama hidup ini mungkin angka nol besar itu ada dilembar hidup ku.
aku sering merasa rendah diri ketika berada disekitar teman-teman hebatku, terkadang aku iri akan hal-hal dalam diri mereka, entah itu cara berpikir mereka yang mengagumkan atau segala prestasi yang telah mereka capai. Rasanya tuh malu setengah mati!!rasanya tuh beribu pertanyaan "kapan kamu bisa berpikir dewasa kayak dia?kapan kamu bisa dapet prestasi secemerlang dia?" udah berseliweran dikepala menanti jawaban, klo dideket ada tali panjang pengen langsung gantung diri aja (lebay deh..). Setiap kali rasa rendah diri mendera pasti selalu ngerasa gak pantes jadi bagian dari orang-orang hebat seperti mereka, yang lebih parahnya klo muncul pikiran negatif misalnya ya jelas aja dia bisa sukses kayak sekarang, jelas aja dia dapet nilai bagus melulu..orang keadaannya mendukung nah klo aku?keadaanku seperti ini...blablabla. Jatuhnya malah jadi mengeluh dan meratapi nasib sendiri yang gak ada ujungnya.
hmm..aku gak terus-terusan didera rasa rendah diri, gak percaya sama kemampuan diri sendiri lagi. Aku putuskan untuk mulai menjadikan teman-teman hebatku motivasi untuk terus maju. Aku jadi teringat kata-kata dosen Mikrobiologi ku, dia berkata "hargailah setiap hal kecil yang terjadi dalam hidup kita, sekecil apapun itu merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa". Aku semakin terenyuh ketika dia berkata, sebenarnya sejak lahir kita ini suda ditakdirkan dan sudah menjadi seorang pemenang..coba bayangkan saja dari ribuan sperma ayah kita yang berusaha membuahi sel telur ibu, tetap saja hanya satu yang dapat membuahi sel telur itu, dan hebatnya..sang pemenang yang berhasil membuahi sel telur, terus berkembang dan hidup baik sampai saat ini adalah kita. Ya..kita ini pemenang dari ribuan sel sperma yang berjuang kala itu hehe
So,jangan pernah lagi merasa rendah diri apa lagi merasa tidak pantas meraih keberhasilan seperti yang orang lain dapatkan. Keberhasilan orang lain sepatutnya dijadikan pecut semangat kita dalam meraih keberhasilan yang kita dambakan...jangan ada lagi keluhan yang hanya menambah beban, teruslah melangkah walaupun dalam perjalanan kita harus berkali-kali terjatuh bahkan tersungkur, tapi ingat setiap kali terjatuh kita harus segera bangkit dan pelajari setiap hikmah dari kegagalan yang telah kita alami. Klo kata Bruce Wyne (tokoh utama film Batman) mah pelajaran utama dari terjatuh itu bagaimana cara kita untuk bangkit kembali. Semangat!!Fighting!!
merasa rendah dihadapan orang lain? merasa klo diri kita itu bukan siapa-siapa..gak ada apa-apanya deh klo dibandingkan orang-orang disekitar kita
klo aku sering banget ngerasain hal seperti ini, sering kali aku merasa klo saja ada penilaian mengenai segala pencapaian yang telah didapat selama hidup ini mungkin angka nol besar itu ada dilembar hidup ku.
aku sering merasa rendah diri ketika berada disekitar teman-teman hebatku, terkadang aku iri akan hal-hal dalam diri mereka, entah itu cara berpikir mereka yang mengagumkan atau segala prestasi yang telah mereka capai. Rasanya tuh malu setengah mati!!rasanya tuh beribu pertanyaan "kapan kamu bisa berpikir dewasa kayak dia?kapan kamu bisa dapet prestasi secemerlang dia?" udah berseliweran dikepala menanti jawaban, klo dideket ada tali panjang pengen langsung gantung diri aja (lebay deh..). Setiap kali rasa rendah diri mendera pasti selalu ngerasa gak pantes jadi bagian dari orang-orang hebat seperti mereka, yang lebih parahnya klo muncul pikiran negatif misalnya ya jelas aja dia bisa sukses kayak sekarang, jelas aja dia dapet nilai bagus melulu..orang keadaannya mendukung nah klo aku?keadaanku seperti ini...blablabla. Jatuhnya malah jadi mengeluh dan meratapi nasib sendiri yang gak ada ujungnya.
hmm..aku gak terus-terusan didera rasa rendah diri, gak percaya sama kemampuan diri sendiri lagi. Aku putuskan untuk mulai menjadikan teman-teman hebatku motivasi untuk terus maju. Aku jadi teringat kata-kata dosen Mikrobiologi ku, dia berkata "hargailah setiap hal kecil yang terjadi dalam hidup kita, sekecil apapun itu merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa". Aku semakin terenyuh ketika dia berkata, sebenarnya sejak lahir kita ini suda ditakdirkan dan sudah menjadi seorang pemenang..coba bayangkan saja dari ribuan sperma ayah kita yang berusaha membuahi sel telur ibu, tetap saja hanya satu yang dapat membuahi sel telur itu, dan hebatnya..sang pemenang yang berhasil membuahi sel telur, terus berkembang dan hidup baik sampai saat ini adalah kita. Ya..kita ini pemenang dari ribuan sel sperma yang berjuang kala itu hehe
So,jangan pernah lagi merasa rendah diri apa lagi merasa tidak pantas meraih keberhasilan seperti yang orang lain dapatkan. Keberhasilan orang lain sepatutnya dijadikan pecut semangat kita dalam meraih keberhasilan yang kita dambakan...jangan ada lagi keluhan yang hanya menambah beban, teruslah melangkah walaupun dalam perjalanan kita harus berkali-kali terjatuh bahkan tersungkur, tapi ingat setiap kali terjatuh kita harus segera bangkit dan pelajari setiap hikmah dari kegagalan yang telah kita alami. Klo kata Bruce Wyne (tokoh utama film Batman) mah pelajaran utama dari terjatuh itu bagaimana cara kita untuk bangkit kembali. Semangat!!Fighting!!
Sabtu, 05 Oktober 2013
Cinta kasih kepada Orang Tua kita
Wajib kita ingat!
Sobat..
Pernahkah kamu merasakan apa yang
sedang aku rasakan ini?
Rasa bersalah yang teramat
sangat..
Sewaktu bayi entah berapa kali
kita mengganggu tidur nyenyak ayah yang mungkin sangat
kelelahan setelah seharian
bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita. Mungkin juga kotoran
kita ikut tertelan
waktu kita “pup” di saat ibu sedang makan. Ibu juga tidak perduli
ketika
teman-temannya marah karena membatalkan acara yang sangat penting karena
tiba-tiba anaknya sakit. Kekhawatiran-khawatiran tiada pernah henti mengunjungi
mereka setiap kali kita melangkah.
Beranjak dewasa, betapa tabahnya
ayah dan ibu menerima pembangkangan
demi pembangkangan yang kita lakukan.
Mereka hanya bisa mengelus dada ketika teman-
teman di luar sana lebih penting
bagi kita. Jarang sekali kita mau menyisakan waktu
untuk menyelami mimik wajah
mereka yang penuh kecemasan ketika kita pulang telat
karena ayah dan ibu selalu
menyambut kita dengan senyum.
Sobat...
Pernahkah dirimu bangun tengah
malam dan mendengar tangisan ibu dalam do’anya seperti
yang pernah aku dengar?Tangisan dan do’a itulah yang
mengantar kesuksesan kita.
Pernahkah kita tahu ayah dan ibu
terluka dan mengiba kepada Allah agar kita jangan
dilaknat, agar Allah mau
mengampuni kita dan memberikan kehidupan terbaik untuk kita.
Kamis, 03 Oktober 2013
wah..jadi inget masa-masa SMA klo liat foto ini. Di foto ini ada ade (cowok bertopi), adnan (sebelah ade), haby (sebelah adnan), roby (kemeja biru), kiki, vini, rahma, dan aku sendiri. Dulu itu kita sering menamakan diri kita sendiri dengan nama SNSD dan F4 ya maklumlah korban dari korean wave hehe. Sekarang aku dan Vini lagi berjuang menuntut ilmu di Bogor, sedangkan yang lain sedang asik-asiknya bergelut didunia kerja. hmm..kangen deh sama mereka, pengen banget ketawa ketiwi bareng mereka sambil makan mie ayam di kantin sekolah ya walopun lebih sering cuma satu atau dua orang yang beli dan yang lain cuma nyumbang tenaga menghabiskan satu mangkok mie ayam yang tersedia haha
saat ini kita semua sedang berjuang dijalan kita masing-masing tapi suatu saat kita akan berkumpul kembali, tertawa bahagia melihat keberhasilan yang kita raih dengan penuh perjuangan saat ini
SEMANGAT TEMAN-TEMAN SNSD F4!!!SAMPAI BERJUMPA NANTI
hiduplah selaras dengan alam
jadilah mentari yang tegar menyinari
jadilah rembulan yang meneduhkan
jadilah bintang yang memberikan arah
jadilah pelangi yang indah karna perbedaan warnanya
jadilah hujan yang menyejukkan
jadilah panas yang mengeringkan
jadilah awan yang melindungi
dan jadilah dirimu sendiri untuk sukses
jadilah mentari yang tegar menyinari
jadilah rembulan yang meneduhkan
jadilah bintang yang memberikan arah
jadilah pelangi yang indah karna perbedaan warnanya
jadilah hujan yang menyejukkan
jadilah panas yang mengeringkan
jadilah awan yang melindungi
dan jadilah dirimu sendiri untuk sukses
Langganan:
Postingan (Atom)