Wajib kita ingat!
Sobat..
Pernahkah kamu merasakan apa yang
sedang aku rasakan ini?
Rasa bersalah yang teramat
sangat..
Sewaktu bayi entah berapa kali
kita mengganggu tidur nyenyak ayah yang mungkin sangat
kelelahan setelah seharian
bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita. Mungkin juga kotoran
kita ikut tertelan
waktu kita “pup” di saat ibu sedang makan. Ibu juga tidak perduli
ketika
teman-temannya marah karena membatalkan acara yang sangat penting karena
tiba-tiba anaknya sakit. Kekhawatiran-khawatiran tiada pernah henti mengunjungi
mereka setiap kali kita melangkah.
Beranjak dewasa, betapa tabahnya
ayah dan ibu menerima pembangkangan
demi pembangkangan yang kita lakukan.
Mereka hanya bisa mengelus dada ketika teman-
teman di luar sana lebih penting
bagi kita. Jarang sekali kita mau menyisakan waktu
untuk menyelami mimik wajah
mereka yang penuh kecemasan ketika kita pulang telat
karena ayah dan ibu selalu
menyambut kita dengan senyum.
Sobat...
Pernahkah dirimu bangun tengah
malam dan mendengar tangisan ibu dalam do’anya seperti
yang pernah aku dengar?Tangisan dan do’a itulah yang
mengantar kesuksesan kita.
Pernahkah kita tahu ayah dan ibu
terluka dan mengiba kepada Allah agar kita jangan
dilaknat, agar Allah mau
mengampuni kita dan memberikan kehidupan terbaik untuk kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar